News Update :
Powered by Blogger.
Showing posts with label Malam pertama. Show all posts
Showing posts with label Malam pertama. Show all posts

Kisah Malam Pertama Si Isteri

Penulis : Unknown on Tuesday, October 19, 2010 | 8:34 AM

Tuesday, October 19, 2010

Seorang pengantin perempuan sedang disiapkan oleh mak andam.
Malangnya, kasut untuk perkahwinannya telah hilang. Nasib baik adik
perempuannya ada sepasang kasut dan meminjamkan kasut itu kepadanya.
Macam mana pun kasut itu sempit dan tak berapa muat untuk dipakai oleh
pengantin perempuan. Sebab dah tak ada kasut lain, maka terpaksalah pengantin perempuan memakai kasut tersebut. Sepanjang majlis itu pengantin perempuan terpaksa menahan sakit, tapi dia masih dapat mengontrol kejelitaan ditengah majlis itu.
comments | | Read More...

Malam Pertama, Kedua dan Ketiga......

Penulis : Unknown on Sunday, October 10, 2010 | 5:52 AM

Sunday, October 10, 2010

Dalam keheningan malam penuh syahdu, Ramli masuk ke kamar kerana mengantuk. Dilihat isterinya sudah berselimut dari hujung rambut ke hujung kaki. Malu agaknya. Maklumlah malam pertama..." bisik hati Ramli. Dimatikanya lampu dan ia pun berbaring di katil. Dicelah2 saura kodok menyeru pasangannya, terdengar suara isteri berbisik, penuh romantis, "Buah papaya dah masak ranum, bila tupai nak datang merasa ?" "Dah, apa citer ni ?" tanya Ramli dlm hati.

comments | | Read More...

Cerita Malam Pertama

Penulis : Unknown on Sunday, June 6, 2010 | 3:50 AM

Sunday, June 6, 2010

Langit begitu gelap
Dewi rembulan begitu temaram di langit
Hanya kami berdua
Aku dan dia
Rambutnya begitu halus
Matanya begitu bening
Aku tahu apa yang dia ingin aku segera lakukan
Kulitnya begitu lembut
Kakinya begitu sempurna
Aku mengelus-elus dengan jari-jemariku
Tepat di punggungnya
Waktu itu aku masih naif dan kurang pengalaman
Tetapi aku mencoba mengusahakan yang terbaik
Aku pegang dadanya
Lalu turun tepat di buah dadanya
Aku masih ingat bahwa waktu itu aku sangat takut
Hatiku berdegup dengan kencang
Perlahan-lahan aku membuka kedua kakinya lebar-lebar
Begitu dia melakukannya…
Aku sudah tidak ingat apa-apa lagi
Tidak juga rasa malu
Tidak lama kemudian
Cairan putih itu banyak keluar
Akhirnya pekerjaanku selesai
Sekarang semuanya telah berakhir…
Aku masih ingat Malam Pertama
Aku memerah SUSU SAPI!
comments | | Read More...

Udin Dan Janda Muda

Mengandalkan kekayaan orangtuanya, walaupun sekolahnya drop-out, Udin tidak merasa rendah diri. Bahkan ia berhasil mengawini dengan bangga seorang janda muda yang cantik.

Resikonya, sang istri kelihatan tidak pernah merasa puas. Dan saat ini Udin mulai mengungkapkan perasaannya:

Udin: “Tapi, sayangku!” rayunya. “Aku sudah melakukan segala sesuatu yang aku bisa untuk membuatmu bahagia. Terutama sejak malam pertama kita, sayangku.”

Sang istri: “Tapi engkau tidak melakukan satu hal seperti yang dilakukan suami pertamaku untuk membuatku bahagia.” jawab sang istri.

Udin: “Sebutkan saja apa itu, sayang.” kata Udin dengan nada merayu.

Sang istri: “Meninggal.” jawabnya bahagia.

comments | | Read More...

Malam Pertama

Penulis : Unknown on Wednesday, May 27, 2009 | 11:31 PM

Wednesday, May 27, 2009

Suasana masih riuh di luar. Sanak saudara semuanya berkampung disini.Gelak ketawa, gurau senda jelas kedengaran. Aku memimpin isteriku ke dalam bilik pengantin. Suara-suara sumbang terlalu banyak yang menegurku."Hai, malam masih muda, dah nak masuk tidur?" sapa Pak Ucu."Orang muda bang Aji, biarlah. Air dah penuh kat kepala tu." sahut Pak Tam disambut hilai ketawa sanak saudara yang lain. Meriah sungguh keadaan diluar walau jam sudah menunjukkan pukul 11.00 malam.Hadiah yang masih belum dibuka ku susun ke tepi. Lampu ku tutup. Merebah diri ke katil pengantin, aku menoleh ke arah isteriku."Kita tidur dulu lah yer. Ramai sangat orang kat luar tu." Isteriku Hanya mengangguk tanda setuju.Entah pukul berapa sekarang, aku pun tidak tahu. Keadaan di luar gelap gelita dan senyap sunyi. Tanda sanak saudaraku telah pulang dan keluargaku telah tidur.Jari jemariku lembut membelai rambutnya. Ku selak rambut ikal yang Menutupi telinganya lalu membisikkan "Assalammualaikum!" ke telinganya untuk Menguji isteriku."Wa alaikummussalam." Rupanya isteriku masih belum tidur. Ku kucup pipi halusnya. Ku kucup dahinya yang mulus. Semerbak harumnya menusuk deria bauku. Akanku tunaikan tanggungjawabku sebagai suami malam ini. Jari-jemari ini terus membelai tubuhnya. Perasaanku tidak dapat dikawal lagi, namun..."Kringggggg....""Tik..tik..tik..tik...""Kring.. kring..kring.."Bunyi-bunyi jam loceng entah dari mana memenuhi ruang bilikku. Terkejut dengan segala macam bunyi yang ada, aku membuka lampu. Serentak itu, terang benderang seluruh rumahku. Bunyi-bunyi ini telah berjaya membangunkan semua orang di rumahku.Aku mencari-cari punca bunyi-bunyi itu. Mataku terarah ke sekotak hadiah yang masih terbalut rapi. Aku buka dengan pantas dan di dalamnya terdapat 5 buah jam loceng. Juga sekeping kad berbunyi... Selamat Pengantin Baru,Jangan gopoh-gopoh. Baru Pukul 2 pagi. Jangan maree.. kami potong stim.Dalam hatiku.. cilaka punya kengkawan. Potong stim betullah!!!TAMATLesson learn nye kat sini ...... buka leerRRRR hadiah tuu duluu>>> hihihee
comments | | Read More...

Cerita Baru

 
Design Template by ZoOM Team | Support by creating website | Powered by Blogger